Jakarta

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan militernya berhasil menangkap kepala keamanan internal Hamas. Penangkapan itu terjadi dalam sebuah operasi penggerebekan yang dilakukan di wilayah Gaza.

“Badan keamanan internal Israel, Shin Bet, dan militer dalam sebuah operasi yang berani hari ini menangkap kepala aparat keamanan internal Hamas di dekat rumahnya di Gaza. Dia adalah salah satu pemimpin senior Hamas,” bunyi keterangan kantor Netanyahu, dilansir AFP, Selasa (1/9/2026).

Dilansir Fox News, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan pemimpin Hamas yang ditangkap itu bernama Mu’in al-Aarabid. Dia merupakan kepala Aparat Keamanan Umum Hamas.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Baru saja, seorang senior Hamas ditangkap, dan inilah kebijakan kami, kami tidak menunggu datangnya ancaman. Sebaliknya, kami memburu Hamas, menggagalkan aksi mereka, dan menghancurkan infrastruktur mereka. Kami telah membangun zona keamanan yang kuat dan belum pernah ada sebelumnya di Gaza demi melindungi warga serta prajurit IDF,” ujar Katz dalam sebuah pernyataan.

Operasi ini dilakukan beberapa pekan setelah pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuntut agar Hamas melucuti senjata dan menyerahkan kendali atas Gaza pada bulan Agustus. Jared Kushner, menantu Trump, berkunjung ke Israel bulan lalu dan menyatakan bahwa IDF mungkin akan mendapatkan dukungan AS untuk menyelesaikan tugas tersebut.

“Jika mereka tidak menepati komitmen mereka sekarang, semua orang akan melihat bahwa mereka tidak sungguh-sungguh menginginkan perdamaian, dan kemudian Israel akan mendapatkan lebih banyak dukungan dari AS dan pihak lain untuk menuntaskan tugas tersebut dengan cara yang tepat,” ujar Kushner kepada Trey Yingst dari Fox News terkait kelompok teroris itu.

Peringatan dari menantu Trump ini disampaikan setelah pertemuan tatap muka yang jarang terjadi dengan Hamas di Mesir bulan lalu. Pertemuan itu tercatat baru kedua kalinya Kushner bertemu dengan kelompok tersebut.

“Mereka mengatakan hal-hal yang tepat, namun tentu saja, sangat sulit untuk memercayai organisasi teroris yang telah melakukan kekejaman mengerikan seperti itu,” lanjut Kushner.

“Akan tetapi, pertemuan kami berlangsung dengan sangat hangat dan mereka menyampaikan hal-hal yang tepat, jadi kami akan memberi mereka kesempatan untuk membuktikannya melalui tindakan nyata,” sambungnya.

(ygs/maa)



Source link

By cjhwk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *