Kopenhagen

Sebuah kapal perang Rusia menembakkan dua suar darurat ke arah sebuah helikopter militer Denmark di atas Laut Baltik. Insiden ini mendorong otoritas Kopenhagen untuk memanggil Duta Besar Rusia di wilayahnya.

Komando Pertahanan Denmark, seperti dilansir AFP dan Reuters, Selasa (15/9/2026), melaporkan bahwa tembakan suar itu nyaris mengenai helikopter militer tersebut. Disebutkan bahwa insiden ini terjadi di perairan internasional di lepas pantai Denmark pada Senin (13/9) waktu setempat.

Tembakan suar itu dilepaskan saat helikopter militer Denmark menjalankan misi rutin memotret kapal perang Rusia tersebut.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



“Salah satu helikopter Fennec milik Angkatan Udara hari ini ditembaki dengan suar saat sedang melakukan operasi fotografis rutin terhadap sebuah kapal fregat Rusia, yang berada di perairan internasional di lepas pantai Gedser,” demikian pernyataan Angkatan Bersenjata Denmark pada Senin (14/9) malam.

Salah satu suar itu dilaporkan melintas sangat dekat dengan helikopter Denmark tersebut. Suar merupakan perangkat piroteknik yang biasanya digunakan sebagai sinyal peringatan di tengah lautan.

“Dua suar ditembakkan ke arah helikopter. Salah satu suar melintas dalam jarak sangat dekat dengan helikopter,” sebut pernyataan tersebut.

Insiden ini terjadi pada hari yang sama ketika jet-jet tempur NATO menembak jatuh sebuah drone asing yang terdeteksi di wilayah udara Lithuania. Keduanya menjadi insiden keamanan terbaru di sisi timur aliansi NATO, saat perang antara Rusia dan Ukraina terus berkecamuk.

Denmark dan Lithuania sama-sama merupakan negara Baltik dan anggota aliansi NATO.

Menlu Denmark Kecam Tembakan Suar, Panggil Duta Besar Rusia

Menteri Luar Negeri (Menlu) Denmark, Lar Lokke Rasmussen, mengecam insiden itu sebagai hal yang “tidak dapat diterima”. Dia memanggil Duta Besar Rusia untuk membahas insiden tersebut.

“Hal ini sama sekali tidak dapat diterima dan dapat membahayakan nyawa manusia,” tegas Rasmussen dalam pernyataannya pada Selasa (15/9).

“Oleh karena itu, saya telah memanggil Duta Besar Rusia untuk membahas insiden tersebut,” ucapnya.

“Dari pihak kami, Denmark berupaya memastikan bahwa semua pelayaran dapat melintas dengan aman di perairan Denmark, tetapi Rusia secara bertahap menggeser batasan mengenai apa yang mereka anggap sebagai perilaku yang dapat diterima,” ujar Rasmussen memperingatkan Moskow.

“Ini adalah hal yang tidak dapat kami terima,” tegasnya.

Kedutaan Besar Rusia belum memberikan tanggapan atas insiden itu dan pemanggilan Duta Besar Moskow.

Halaman 2 dari 2

(nvc/ita)







Source link

By cjhwk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *