Damien John Shaw diduga membunuh dua anaknya lalu bunuh diri di Bali. Peristiwa itu membuat rekan Shaw di Australia syok.
Dilansir ABC Australia, Rabu (16/9/2026), rekan Shaw mengaku kaget dan ngeri setelah mengetahui kabar pria itu mengakhiri hidupnya sendiri dan membunuh kedua anaknya di rumah mereka di Bali pada Minggu (13/9). Shaw sendiri berusia 56 tahun, sementara putranya berusia 6 tahun dan putrinya 4 tahun.
Mereka ditemukan tewas di dalam vila di Bali. Kepolisian Kota Denpasar telah meminta keterangan dari ibu anak-anak tersebut, yang saat kejadian sedang berada di Jakarta bersama keluarganya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekan Shaw yang tinggal di Bunbury, Tania Dagnall, mengatakan dia dan suaminya telah bersahabat dengan Shaw selama 11 tahun. Dia mengaku sempat bertemu dengan pria yang akrab disapa ‘Damo’ itu di Bali sekitar 3 bulan lalu.
Dia menyebut ada perubahan dari tampilan Shaw. Dia menyebut Shaw tampak ‘kurus kering’.
“Saya terkejut melihatnya. Penampilannya sangat berbeda saat dia menghampiri dan bergabung dengan kami untuk minum kopi. Dia bukan lagi sosok pria berbadan kekar yang biasa saya lihat,” ujarnya kepada ABC.
Dia menegaskan tak ada alasan pembenar dari perbuatan Shaw. Dia menyebut perbuatan Shaw sangat mengerikan.
“Jika dia benar-benar melakukan hal ini, tidak ada alasan yang dapat membenarkannya; sama sekali tidak ada alasan untuk itu, selamanya. Sungguh mengerikan,” ujarnya.
ABC melaporkan Shaw berasal dari Perth dan telah puluhan tahun tinggal di Bali. Shaw disebut pindah agama saat menikahi istrinya sekitar 7 tahun yang lalu.
Teman-temannya menyebut Shaw telah berhenti minum alkohol dan menjauhi narkoba usai pindah agama. Shaw sendiri awalnya bekerja sebagai pelaut di industri minyak dan gas.
Dia disebut telah pensiun dari pekerjaan dengan sistem ‘fly-in, fly-out’ atau bekerja di lokasi jauh dengan jadwal rotasi. Shaw disebut pensiun agar bisa lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.
Dagnall mengatakan Shaw sering mengantar anak-anaknya ke sekolah dan tempat latihan renang. Dia sempat merasa Shaw sedang menjalani kehidupan ideal.
“Sejujurnya, kami mengira dia menjalani kehidupan yang ideal: pensiun di tempat yang indah dan memiliki anak-anak,” ujarnya.
Shaw disebut memiliki beberapa properti di Perth dan Jepang. Dagnall mengatakan properti itu digunakan Shaw sebagai tempat singgah saat bermain seluncur salju.
Meski kondisi keuangan stabil, kata rekannya, hubungan rumah tangga Shaw dan istrinya sempat mengalami ketegangan dalam beberapa bulan terakhir. Meski demikian, mereka tidak habis pikir Shaw tega membunuh anak-anaknya sendiri.
“Saya tidak mengerti mengapa dia tega melakukan perbuatan sekeji itu. Hal ini sungguh menghancurkan hati kami,” kata Dagnall.
Saksikan Live DetikSore :
Tonton juga video “Evakuasi WN Australia Tewas Terjatuh dari Tebing Pantai Kelingking Bali”
Halaman 2 dari 3
(haf/imk)