Riyadh

Amerika Serikat (AS) merilis imbauan terbaru agar warga negaranya “mempertimbangkan kembali perjalanan” ke Arab Saudi. Imbauan perjalanan ini dirilis setelah Riyadh mengeluarkan peringatan untuk kemungkinan serangan di area Mekkah dan wilayah-wilayah lainnya yang berbatasan dengan Yaman.

Saudi menuduh kelompok Houthi telah menargetkan kota suci umat Muslim, Mekkah, pada Selasa (15/9), setelah sebuah drone yang diyakini milik kelompok itu ditembak jatuh sebelum mencapai kota suci tersebut.

Houthi, yang bermarkas di Yaman dan bersekutu dengan Iran, dengan cepat menepis tuduhan Saudi tersebut. Namun juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Brigadir Jenderal Turki al-Malki, telah menegaskan akan melakukan pembalasan terhadap serangan Houthi tersebut.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Kedutaan Besar AS di Saudi, seperti dilansir AFP, Rabu (16/9/2026), merilis imbauan terbaru pada Selasa (15/9) waktu setempat, yang isinya memperingatkan warga negara AS soal “risiko serangan drone dan rudal” menargetkan kepentingan Amerika di negara tersebut.

“Pertimbangkan kembali perjalanan ke Arab Saudi karena adanya risiko serangan drone dan rudal Iran menargetkan kepentingan Amerika, konflik bersenjata, terorisme, larangan keluar wilayah, dan aturan hukum lokal terkait aktivitas media sosial,” demikian bunyi imbauan Kedutaan Besar AS.

“Jangan bepergian ke perbatasan Yaman karena adanya ancaman terorisme,” imbuh Kedutaan Besar AS dalam imbauannya.

Perang yang berkecamuk antara AS dan Iran semakin meluas ke kawasan Timur Tengah lainnya, dengan konflik Yaman kembali berkobar sejak Juli lalu. Houthi kembali bertempur sengit dengan pasukan pemerintah Yaman, yang didukung Saudi.

Pertempuran terbaru itu turut menyeret Riyadh ke dalam konflik. Houthi telah mengumumkan blokade maritim terhadap Saudi dan menargetkan kapal-kapal Saudi dalam serangan di Laut Merah. Pasukan Houthi juga melancarkan serangkaian serangan terhadap wilayah Saudi beberapa waktu terakhir.

Kelompok itu telah mengklaim bertanggung jawab atas peluncuran operasi skala besar yang melibatkan rudal dan drone menargetkan Pangkalan Udara King Khalid di Khamis Mushait. Houthi bahkan mengancam akan memperluas cakupan serangan hingga jauh ke dalam wilayah Saudi.

Halaman 2 dari 2

(nvc/dhn)







Source link

By cjhwk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *