Jakarta

Kebakaran hutan yang berkobar di dekat rumah-rumah mewah di luar kawasan resor pantai Costa del Sol yang terkenal di Spanyol menyebabkan tiga orang terluka pada Minggu. Salah satu korban harus dirawat di rumah sakit akibat luka bakar.

Dilansir AFP, Senin (14/9/2026), Kebakaran terjadi di daerah perbukitan di luar Benahavis, sebuah desa makmur yang dihuni banyak warga asing, termasuk warga Inggris. Demikian disampaikan layanan darurat wilayah Andalusia, Spanyol selatan, dalam sebuah pernyataan.

Angin berkecepatan hingga 50 kilometer per jam dan medan yang curam memicu “penyebaran api yang sangat cepat”. Kobaran api terlihat dari Marbella, resor Mediterania kelas atas, kata mereka.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiga orang terluka, termasuk “satu orang yang dibawa ke rumah sakit regional karena mengalami luka bakar”, kata pejabat tinggi layanan darurat Andalusia, Antonio Sanz. Namun, dia memperkirakan kondisi korban akan “berkembang dengan baik”.

Layanan darurat sebelumnya menyampaikan melalui X bahwa salah satu korban mengalami luka bakar saat berusaha memadamkan api.
Sanz mengatakan seorang petugas pemadam kebakaran mengalami patah pergelangan tangan, sementara korban ketiga mendapat perawatan karena menghirup asap dalam jumlah ringan.

Pihak berwenang memerintahkan sekitar 9.500 warga Benahavis, desa indah yang memiliki ciri khas rumah-rumah putih dan jalan-jalan sempit, serta penghuni vila di sekitarnya untuk tetap berada di dalam rumah.

Peringatan melalui telepon dikirim dalam bahasa Inggris dan Spanyol.
Sekitar 50 warga dievakuasi dari sebuah kompleks perumahan di dekat lokasi kebakaran. Namun, tidak ada bangunan yang terdampak, kata Sanz.

Sekitar 20 pesawat dikerahkan untuk mendukung lebih dari 200 petugas pemadam kebakaran di darat dalam upaya memadamkan api.

Sebagai salah satu negara yang berada di garis depan perubahan iklim, Spanyol tetap menghadapi ancaman kebakaran hutan meski periode musim panas Juni-Agustus telah berakhir. Badan meteorologi Spanyol (AEMET) menyebut musim panas tahun ini sebagai yang terpanas sejak pencatatan dimulai pada 1961.

Suhu tertinggi tahun ini, yakni 45,7 derajat Celsius, tercatat pada 2 September di wilayah El Granado, Andalusia bagian barat daya.
Menurut European Forest Fire Information System, kebakaran hutan telah menghanguskan lebih dari 296.000 hektare lahan di Spanyol sepanjang tahun ini.

(aik/aik)



Source link

By cjhwk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *