Jakarta

Rumah sakit dan tim penyelamat di Gaza mengatakan serangan udara Israel menewaskan lima orang di sebelah barat Kota Gaza. Militer Israel menyatakan pihaknya menargetkan anggota militer Hamas.

Dilansir AFP, Senin (31/8/2026), Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza menyatakan bahwa mereka menerima dua jenazah “menyusul serangan udara Israel yang menargetkan pintu masuk sebuah gedung hunian di dekat taman kota di Kota Gaza”.

Kemudian pada hari yang sama, rumah sakit tersebut menyatakan telah menerima tiga jenazah tambahan dan beberapa korban luka “akibat serangan pesawat nirawak (drone) Israel yang menargetkan sebuah mobil sipil di kawasan Tel al-Hawa, sebelah barat daya Kota Gaza”.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Dinas pertahanan sipil, yang beroperasi sebagai layanan penyelamatan di bawah otoritas Hamas, mengonfirmasi jumlah korban dalam kedua serangan tersebut kepada AFP.

Gambar-gambar yang dibagikan oleh dinas pertahanan sipil memperlihatkan petugas sedang memeriksa mobil yang menjadi sasaran serangan kedua; mobil itu hancur total dan hanya menyisakan kerangka logam hangus yang melengkung, dikelilingi oleh kerumunan warga.

Saat dihubungi oleh AFP, militer Israel menyatakan bahwa dalam kedua serangan tersebut mereka “menyerang anggota sayap militer Hamas”, yaitu Brigade Ezzedine Al-Qassam, dan mengatakan akan memberikan rincian lebih lanjut di kemudian waktu.

Meskipun ada gencatan senjata yang didukung Amerika Serikat (AS) dan mulai berlaku pada Oktober 2025, kekerasan tidak berhenti di Jalur Gaza, di mana Israel terus menargetkan warga Palestina yang mereka sebut sebagai militan.

Israel bersikeras harus melenyapkan ancaman dari Hamas, kelompok yang serangan belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel pada 7 Oktober 2023 memicu perang di Gaza.

Operasi Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 1.318 orang sejak gencatan senjata diberlakukan, menurut kementerian kesehatan wilayah Palestina tersebut–yang juga beroperasi di bawah otoritas Hamas dan datanya dianggap dapat diandalkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Militer Israel melaporkan lima kematian di jajaran mereka selama periode yang sama, serta kematian seorang kontraktor sipil.

Halaman 2 dari 2

(rfs/zap)







Source link

By cjhwk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *