Jakarta

Otoritas Spanyol mencatat lebih dari 5.000 kematian akibat gelombang panas dari Juni hingga Agustus tahun ini. Demikian menurut data dari lembaga kesehatan masyarakat pada hari Selasa (1/9), sebuah rekor sejak dimulainya pencatatan data pada tahun 2015.

Serangkaian gelombang panas selama musim panas yang luar biasa telah dikaitkan dengan ribuan kematian tambahan di seluruh Eropa. Pemantau iklim benua tersebut melaporkan Juni-Juli sebagai bulan terpanas yang pernah tercatat untuk Eropa Barat.

Dilansir kantor berita AFP, Selasa (1/9/2026), jumlah kematian akibat panas di Spanyol dari Juni hingga Agustus yang tercatat oleh Institut Kesehatan Carlos III, melampaui angka tertinggi sebelumnya yaitu 4.652 orang untuk periode yang sama pada tahun 2022.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Perkiraan ini juga meningkat dari 3.651 kematian yang tercatat selama periode yang sama tahun lalu dan 1.977 kematian untuk tiga bulan tersebut pada tahun 2024.

Angka-angka tersebut diperkirakan menggunakan data dari Sistem Pemantauan Kematian Spanyol (MoMo), yang melacak angka kematian harian di seluruh negeri dan membandingkannya dengan tren historis.

Sistem ini juga menggabungkan faktor eksternal, seperti data cuaca dari badan cuaca nasional AEMET, untuk menilai kemungkinan penyebab lonjakan angka kematian.

Meskipun MoMo tidak dapat mengkonfirmasi hubungan langsung antara kematian dan suhu tinggi, sistem ini memberikan perkiraan paling andal tentang kematian di mana suhu panas kemungkinan merupakan faktor penentu.

Sebagian besar kematian tambahan akibat panas disebabkan oleh serangan jantung dan stroke yang disebabkan oleh tekanan untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil.

Para ilmuwan telah lama memperingatkan bahwa perubahan iklim, yang disebabkan oleh pembakaran bahan bakar fosil oleh manusia, telah membuat gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa menjadi lebih lama, lebih intens, dan lebih sering terjadi.

AEMET menyatakan bahwa Juli adalah bulan terpanas kedua di daratan Spanyol sejak dimulainya pencatatan data pada tahun 1961.

Lihat juga Video ‘Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa, Rekor Suhu Terpanas Pecah’:

Halaman 2 dari 2

(ita/ita)







Source link

By cjhwk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *