
Jakarta –
Pangkalan udara Arab Saudi menjadi target sasaran serangan drone dari kelompok Houthi pekan ini. Pemerintah Italia mengatakan satu jet tempur milik negaranya ikut terdampak akibat rentetan serangan tersebut.
Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto mengatakan pesawat tempur negaranya terkena serangan saat pangkalan udara Saudi menerima kiriman drone dari Houthi pada Jumat (18/9). Italia memastikan tidak ada korban jiwa yang ditimbulkan.
Pangkalan udara Ta’if di Saudi menjadi salah satu target serangan dari Houthi. Sejumlah personel militer Italia berada di lokasi tersebut sebagai bagian dari Operasi Inherent Resolve untuk melawan ISIS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Dalam serangan tersebut, sebuah pesawat F-2000 Italia terkena hantaman. Pesawat itu berada di dalam pangkalan, di area yang terpencil. Tidak ada kerusakan lain pada kendaraan atau infrastruktur yang digunakan oleh personel kami,” kata Crosetto dilansir Anadolu Agency, Sabtu (19/9/2026).
Ia mengatakan telah meminta laporan terkini mengenai situasi tersebut, kondisi personel, serta kemungkinan opsi operasional.
Crosetto menambahkan bahwa ia telah mendapat kepastian bahwa seluruh langkah pengamanan untuk melindungi personel militer sudah diterapkan sejak beberapa waktu lalu.
“Situasi ini dipantau dengan sangat cermat, demi memastikan perlindungan penuh bagi personel kami dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Secara terpisah, Angkatan Laut Italia menyatakan bahwa fregat Carlo Bergamini yang dikerahkan sebagai bagian dari Operasi Aspides Uni Eropa telah mengawal kapal niaga Italia, Jolly Oro, saat melintasi Selat Bab el-Mandeb menuju arah utara.
Pihak angkatan laut menyebutkan bahwa pengawalan tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan keamanan pelayaran komersial di wilayah itu dan merupakan bagian dari tugas yang diemban oleh pasukan angkatan laut yang berpartisipasi dalam Operasi Aspides.
Operasi tersebut digambarkan oleh angkatan laut sebagai “sinyal nyata dan tepat waktu” mengenai pentingnya menjaga kewaspadaan tinggi terhadap keselamatan pelayaran komersial di kawasan tersebut.
Seperti diketahui, Arab Saudi telah menghadapi serangkaian serangan rudal dan pesawat nirawak yang diduga dilakukan oleh kelompok Houthi dalam beberapa hari terakhir. Pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman dan kelompok Houthi juga telah meningkat intensitasnya sejak awal Juli.
Dalam serangan terbaru hari ini, Houthi menyerang wilayah Riyadh. Ini merupakan kali pertama serangan Houthi diarahkan ke ibu kota Arab Saudi.
(ygs/dhn)