Jakarta, CNN Indonesia

Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam negara-negara Barat melancarkan ‘taktik jelek’ untuk menjatuhkan Moskow.

Pernyataan itu disampaikan Putin dalam pidatonya di foru Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di New Delhi, India.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Putin mengecam keras negara-negara Barat karena mengubah tekanan perdagangan dan diplomatik menjadi bentuk campur tangan di tingkat negara.

“Lebih dari 30.000 sanksi telah dijatuhkan terhadap Rusia; jumlah ini dua kali lipat dari total sanksi yang dikenakan terhadap semua negara lain di dunia jika digabungkan,” ujar Presiden Putin, dikutip dari NDTV.

Putin memaparkan bagaimana konflik perdagangan telah meningkat menjadi gangguan geopolitik yang ekstrem, dengan menyoroti pemblokiran koridor transportasi, penghancuran pipa penyalur, pembatasan ilegal, serta ancaman “apa yang disebut sebagai sanksi sekunder.”

Tekanan itu menyasar negara-negara yang tidak tunduk pada “kepentingan pihak lain.”

Meski tidak menyebutkan Amerika Serikat, kecaman Putin itu tampak jelas merujuk ke Washington dan negara-negara sekutunya.

“Terkadang persaingan mengambil bentuk yang buruk. Bentuk buruk ini adalah sesuatu yang kita lihat bahkan di tingkat negara, di tingkat pemerintah,” tegas Putin.

“Terkadang langkah-langkah yang diambil bersifat fisik, seperti penghancuran pipa penyalur, upaya memblokir koridor transportasi internasional untuk menyita kapal laut, penerapan pembatasan ilegal, serta adanya ancaman sanksi sekunder terhadap pihak-pihak yang tidak mau mengikuti kepentingan orang lain dan lebih memilih mengutamakan kepentingan mereka sendiri,” ia menambahkan.

Putin kemudian menekankan bahwa Moskow telah berhasil mengalihkan strategi perdagangannya dengan memperluas hubungan bersama “mitra-mitra yang dapat diandalkan dan dapat diprediksi,” terlepas dari gelombang tindakan sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya

“Di tengah situasi sulit ini, Rusia telah bekerja secara aktif dan berhasil meraih pencapaian besar. Kami telah memperkuat kedaulatan nasional dan sedang mengembangkan hubungan dengan mitra-mitra yang dapat diandalkan serta dapat diprediksi,” catat Putin.

Merujuk pada kinerja ekonomi sebagai bukti ketangguhan, ia menambahkan, “Selama tiga tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Rusia melampaui rata-rata dunia.”

(bac/bac)





Source link

By cjhwk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *