Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menuduh Iran menembakkan dua rudal balistik ke wilayahnya. Ini menandai pertama kalinya dalam beberapa bulan terakhir, Kementerian Pertahanan UEA mendeteksi rentetan rudal yang melesat ke negara tersebut.
Kementerian Pertahanan UEA, seperti dilansir AFP, Rabu (19/8/2026), melaporkan bahwa kedua rudal yang ditembakkan Iran itu sama-sama jatuh ke lautan.
“Sistem pertahanan udara UEA mendeteksi dua rudal balistik yang diluncurkan dari Iran ke arah negara ini,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan UEA via media sosial X.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Rudal pertama jatuh di luar perairan teritorial negara ini, sedangkan rudal kedua jatuh di dalam perairan teritorial,” sebut pernyataan tersebut.
Tidak ada laporan korban jiwa atau kerusakan akibat serangan dua rudal tersebut.
Dalam pernyataannya, seperti dilansir Anadolu Agency, Kementerian Pertahanan UEA menegaskan negara Teluk itu “tetap sepenuhnya siap dan siaga untuk merespons segala ancaman, dan menindak tegas setiap upaya yang bertujuan mengganggu keamanan negara”.
Sejauh ini, militer Iran atau Garda Revolusi Iran belum memberikan tanggapan apa pun terkait tuduhan UEA tersebut.
Pernyataan Kementerian Pertahanan UEA itu dirilis selang dua jam setelah dirilisnya peringatan singkat melalui ponsel yang memperingatkan warga UEA mengenai “potensi ancaman rudal”.
“Mengingat situasi saat ini, dan adanya potensi ancaman rudal, segera cari tempat berlindung di bangunan aman terdekat,” demikian bunyi pesan peringatan via ponsel yang dirilis Kementerian Dalam Negeri UEA, yang telah dicabut tak lama kemudian.
Itu menjadi peringatan pertama yang dirilis otoritas UEA sejak insiden alarm palsu soal ancaman serangan terjadi pada Juni lalu dan peringatan pada Juli lalu terkait serangan yang pada akhirnya tidak memasuki wilayah UEA.
Peringatan serangan rudal terakhir kali dirilis otoritas UEA pada awal Mei lalu.
Lihat juga Video: Kilang Minyak UEA Diserang, Iran Sebut AS Dalangnya
Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)