
Sana’a –
Pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi dan kelompok pejuang Houthi yang didukung Iran semakin memanas. Terbaru, sebanyak 48 orang tewas dalam beberapa jam terakhir.
Dilansir AFP, Minggu (20/9/2026), sumber militer pemerintah Yaman mengonfirmasi 17 prajuritnya tewas. Sementara itu, sebanyak 31 orang dari pihak Houthi juga dilaporkan tewas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertempuran Antara Houthi dan Pemerintah Yaman
Dalam beberapa bulan terakhir, pertempuran antara Houthi dan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional semakin intensif. Situasi ini terjadi setelah sekitar empat tahun relatif tenang, ketika Houthi justru meningkatkan upaya untuk memperkuat kendali mereka atas wilayah pesisir negara tersebut.
Perebutan Mokha menjadi keberhasilan terbesar Houthi sejak gencatan senjata yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berlaku pada 2022. Saat ini, kelompok Houthi menguasai ibu kota Yaman, Sanaa, serta sebagian besar wilayah padat penduduk di bagian utara dan barat negara tersebut.
Sementara itu, pemerintah Yaman yang berkedudukan di Kota Aden mendapat dukungan kuat dari Arab Saudi. Perang saudara di Yaman diperkirakan telah menewaskan lebih dari 150 ribu orang serta menyebabkan jutaan warga menghadapi risiko kelaparan.
(isa/isa)