Jumlah korban tewas dalam insiden ambruknya apartemen di Jalur Gaza, yang sudah rusak akibat rentetan serangan Israel, bertambah menjadi sedikitnya 21 orang. Sebanyak 12 korban tewas di antaranya merupakan anak-anak.
Gedung enam lantai, yang memiliki empat unit apartemen di setiap lantainya, itu ambruk pada malam hari menimpa rumah-rumah dan tenda-tenda pengungsi yang ada di sekitarnya. Apartemen yang ambruk itu berada di area Tal al-Hawa, Kota Gaza.
Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sebagian besar bangunan di Jalur Gaza telah rusak atau hancur akibat serangan-serangan Israel selama perang melawan Hamas berkecamuk sejak Oktober 2023.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Badan Pertahanan Sipil Gaza, yang beroperasi sebagai layanan penyelamatan di bawah otoritas Hamas, seperti dilansir AFP, Kamis (17/9/2026), mengatakan bahwa bangunan yang ambruk itu menampung lebih dari 100 pengungsi dan telah mengalami kerusakan akibat serangan-serangan Israel sebelumnya.
Disebutkan Badan Pertahanan Sipil Gaza bahwa setelah bekerja keras selama berjam-jam, tim penyelamat mereka telah “mengevakuasi 21 jenazah yang terjebak di bawah reruntuhan”.
Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan Gaza, yang beroperasi di bawah otoritas Hamas, memberikan jumlah korban tewas yang sama, sembari menyebutkan bahwa angka itu mencakup 12 anak dan lima perempuan yang tewas.
Badan Pertahanan Sipil Gaza juga menyatakan bahwa mereka telah membantu 45 orang yang luka-luka ke rumah sakit.
Di Rumah Sakit Al-Shifa, yang ada di Kota Gaza, sejumlah jurnalis AFP melihat sejumlah pria menangis sambil menggendong jenazah anak-anak yang dibalut kain kafan.
Juru bicara Badan Pertahanan Sipil Gaza, Mahmoud Basal, menuturkan bahwa gedung apartemen itu mengalami kerusakan setelah berkali-kali dihantam serangan Israel pada tahun 2024 dan pada Maret 2025 lalu, yang memicu peringatan bagi warga Gaza untuk tidak kembali ke dalam bangunan tersebut.
“Mereka tidak punya pilihan lain. Tanpa ketersediaan tenda atau rumah, mereka tinggal di bangunan yang retak dan rusak meskipun ada risiko bangunan itu ambruk,” kata Basal.
Tonton juga video “Bangunan Rusak di Gaza Ambruk, 21 Orang Tewas”
Halaman 2 dari 2
(nvc/dhn)