Seorang pemuda bersenjata pedang mengamuk di sebuah sekolah di kota Fagersta, Swedia tengah. Satu orang tewas dan tiga orang lainnya luka-luka dalam penyerangan itu.
Kepala polisi setempat Tommy Alriksson mengatakan kepada wartawan bahwa satu orang ditemukan tewas setelah polisi memasuki sekolah menengah atas (SMA) tersebut. Pelaku penyerangan telah ditangkap polisi.
“Penilaian kami saat ini tentang cedera adalah ada tiga orang yang terluka dan satu orang meninggal,” kata Alriksson kepada wartawan, dilansir kantor berita AFP, Sabtu (22/8/2026). Dia menambahkan bahwa dua orang terluka parah dan korban yang ketiga mengalami luka ringan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alriksson mengatakan tersangka yang ditangkap adalah seorang pemuda berusia 18 tahun. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan motif penyerangan yang terjadi pada hari Jumat (21/8) waktu setempat itu.
“Ini adalah insiden yang sangat serius dan sangat mengejutkan,” kata Wali Kota Fagersta, Asa-Marta Sjostrom, kepada wartawan.
Direktur kesehatan regional, Jonas Cederberg, sebelumnya mengatakan kepada AFP bahwa dua orang yang “terluka parah” telah dirawat di rumah sakit.
Keduanya adalah anak laki-laki berusia antara 12 dan 17 tahun. Salah satunya menjalani operasi darurat meskipun keduanya dalam kondisi stabil, kata otoritas kesehatan di situs webnya.
Pemerintah kota Fagersta mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Jumat (21/8) siang waktu setempat, bahwa “seorang penyerang bersenjata pedang telah memasuki Brinellskolan dan melukai beberapa orang”.
Polisi mengatakan mereka menerima laporan serangan tersebut tepat setelah pukul 14.00 (1200 GMT).
Stasiun televisi Swedia, SVT melaporkan bahwa pelaku memiliki catatan kriminal sebelumnya. Saat beraksi, dia mengenakan helm serta membawa pedang. Ini mengingatkan pada serangan sekolah pada Oktober 2015 di kota Trollhattan, Swedia barat, di mana seorang pria berusia 21 tahun yang membawa pedang membunuh tiga orang dalam serangan bermotif rasial.
Tonton juga video “2 Siswa Tewas dalam Penembakan di Sekolah Filipina”
Halaman 2 dari 2
(ita/ita)